RSS

Why I have to write ?

Menjadi penulis itu bukan hal yang mudah karena sekalipun inspirasi bisa datang dari mana saja, namun apabila tidak ada keinginan untuk menuangkan inspirasi tersebut dalam sebuah tulisan maka inspirasi itu hanya sampai di pikiran kita tanpa ada seorang pun yang mengetahuinya. Padahal bisa jadi, inspirasi tersebut dapat memberikan inspirasi bagi orang lain yang membacanya melalui sebuah tulisan. Tapi hal inilah yang perlu anda ketahui sebagai seorang pembaca, karena bagaimanapun sebuah tulisan ditulis, tulisan tersebut lahir dari sebuah pemikiran yang mungkin tidak dapat diungkapkan dengan kata2 melalui ucapan tapi kata2 melalui tulisan.

Jika anda adalah seorang yang ingin menulis namun tidak tahu apa yang harus anda tulis, maka mulailah dari hal sederhana di sekitar anda. Misal ada sebuah meja di depan anda, maka mulailah menulis tentang meja. Misalkan bentuk meja,kaki meja,kegunaan meja,barang-barang yang berada di atas meja,alas meja,dan banyak hal lain yang bisa anda tulis untuk mendeskripsikan tentang sebuah meja. Apapun yang berada di sekitar anda dapat menjadi inspirasi untuk menulis.

Mungkin anda berpikir untuk menulis sesuatu yang lebih besar dan lebih berarti daripada sebuah meja. Saya beritahu kepada anda bahwa, seorang penulis hebat sekalipun tidak mengawali tulisannya yang begitu hebat secara langsung begitu saja. Ia pun mengawalinya dengan keinginan untuk menulis apapun yang berada di sekitarnya, mungkin diary hidupnya atau orang-orang yang berada di sekitarnya. Namun, ketika Ia membaca kembali tulisannya, Ia menyadari bahwa aku bisa menulis dan aku ingin orang lain pun dapat membaca tulisanku. Keinginan itulah yang membuat penulis-penulis hebat yang anda baca bukunya saat ini, menjadikan tulisan mereka sebagai inspirasi bagi orang yang membacanya, entah apakah itu buku filsafat, humor, novel, buku pelajaran, dan berbagai buku lainnya.

Jadi mari kita patahkan pendapat bahwa menulis itu membutuhkan bakat. Seumur hidup anda pasti pernah menulis, apapun itu. Jadi rata-rata orang di dunia ini bisa menulis, namun kenapa tidak semua orang menjadi penulis. Seorang penulis adalah seorang yang memiliki kesukaan dalam menulis, karena mungkin banyak orang yang bisa menulis tapi tidak banyak orang yang suka menulis, sehingga keinginan untuk menulis itu hanya temporary saja. Saya pribadi bukan orang yang senang menulis apalagi membaca. Dua hobi itu tidak ada dalam diri saya, namun saya selalu merasa sangat disayangkan, banyak inspirasi saya yang hanya berakhir begitu saja di otak saya dan kemudian dilupakan begitu saja, karena inspirasi yang datang tersebut hanya sementara saja.

Untuk itu, saya merasa saya perlu mulai belajar untuk menuangkan inspirasi saya melalui sebuah tulisan. Saya pun mulai belajar menulis melalui media blog. Ada kebanggaan tersendiri yang muncul ketika saya membaca kembali tulisan saya, kebanggaan itu pula yang anda rasakan ketika anda membaca hasil tulisan anda. Apalagi ketika tulisan itu dikomentari oleh orang lain dan orang tersebut merasa menemukan inspirasi melalui tulisan anda. Hal tersebut akan memacu anda menjadi semakin bersemangat untuk menulis hal-hal baru lainnya yang ada di otak anda, yang selama ini hanya diketahui oleh anda.

Melalui sebuah tulisan, anda dapat berbagi informasi dan inspirasi dengan orang lain, bertukar pendapat, dan menjalin relasi dengan orang lain. Jadi, jangan batasi imajinasi anda, jangan batasi inspirasi anda, dan jangan batasi kreativitas anda. Tuangkan semuanya itu melalui tulisan karena inspirasi anda akan menjadi sangat bernilai dan berharga ketika hal tersebut dapat memberikan inspirasi baru bagi orang lain yang membacanya. Dan bagi saya sebenarnya tidak ada tulisan yang bagus ataupun jelek karena setiap tulisan akan memberikan pandangan/kesan yang berbeda-beda bagi orang yang membacanya. Jadi tanamkanlah dalam diri anda, ketika anda mulai menulis yaitu pandangan/kesan apa yang anda ingin orang lain berikan saat membaca tulisan anda, maka saat itulah anda tahu seperti apa anda harus menulis dan tujuan akhir dari tulisan anda. Selamat berkreasi melalui tulisan.

 

 

 

 
Leave a comment

Posted by on July 25, 2012 in Life Sharing

 

Bye Brecelet :(

Alaaammaakk, sedihnya daku pas tiba2 gelangku (Gelang Persaudaraan) putus😦 Awalnya cuma main2in tarik ulur tali gelangnya, eh eh eh tiba2 putus,.huaaaa😦
Itulah jawaban dari pertanyaan ini : Gimana rasanya kehilangan sesuatu yang disayangi dan sudah menemani hari-hari dalam hidup kita selama sekian lama?

Gelang itu suatu asesoris penting yang wajib nempel di tangan gw. Pertanyaannya gelang apa dulu ? Banyak banged aneka jenis gelang bisa dilihat dari berbagai sudut. Berbekal pengalaman gw sebagai System Analyst, jadi gw coba petakan jenis2 gelang. Cekidot wae lah gambar disamping kanan bawah ini:

Nah kembali ke pertanyaan sebelumnya “Gelang apa dulu ?” Okey, berhubung tangan gw termasuk mini, gak lebar dan gak gemuk, diameternya juga kecil, jadi gw cocoknya pake gelang yang dari segi ukuran kecil dan tidak terlalu lebar, yang penting adalah saat tuh gelang nempel di tangan gw, gw harus terlihat lebih keren dan kece :-b.

Riwayat Gelang Persaudaraan :
Waktu Beli : Wisudaanku, November 2010
Lokasi Beli : Pinggir jalan di sekitar Kings Shopping Centre Bandung
Momen Beli : Pas lagi jalan2 sama kluarga abis wisudaan, nampaklah di depan kami penjual gelang di seputaran Kings. Langsunglah gw, kakak, dan adik gw nyari 3 gelang yang sama percis jadilah kami namakan gelang ini “Gelang Persaudaraan” Biasalah kami emang sodara yang kompak jadi pengennya sama meskipun bukan sodara kembar 3😀

Nah gelang persaudaraan ini sudah menemani gw hampir 2 tahun, dan gw termasuk orang yang lebih suka pake gelang ketimbang jam tangan, dan sukanya pake di tangan kiri, lebih keren aja liatnya kalo di kiri😀

Sebelum gelang persaudaraan ini, gw punya gelang juga yang gw pake terus tanpa gw lepas (diiket mati talinya) umurnya sama hampir 2 tahun lebih, gelang yang pertama ini pemberian temen kosan gw dulu waktu masih kuliah dan rasanya kece aja di tangan gw, jadi gw iket mati aja biar ga usah dicopot2.

So, gw berpikir untuk mencari gelang lain yang bisa menggantikan posisi gelang persaudaraan ini di tangan kiri gw. Jadinya gw membongkar kumpulan gelang gw yang sekiranya bisa permanen ditemplokin di tangan dalam jangka waktu lama dan modelnya pun bisa catchy untuk kostum apapun. Maka terpilihlah gelang di samping.

Dua gelang ini udah lama banget gw beli. Yang bertuliskan Toraja, kalo ga salah uda dari tahun 2000 dan masi gw simpen aj. Yang satu lagi biasalah beli di pinggir jalan kota Bandung😀. Cari nama yg pas dengan karakter gelang ini sepertinya nama yg cocok “BITO sang Torayan” artinya Bito seorang Toraja (red: tapi gw Toraja Bajakan)😛

Dan dua gelang ini uda gw iket mati yang artinya bakal nemplok terus di tangan gw kecuali kalo gw gunting. So ini adalah gelang ketiga yang ga tw akan berapa lama bertahan di tangan gw. wkwk

Jadi, intinya adalah gw itu termasuk orang yang setia, kalo sudah suka sama sesuatu dan sudah ngerasa nyaman pasti gw bakal berusaha pertahanin itu kecuali memang sudah tidak bisa lagi dipertahankan. Akhir kata, gw ucapkan Welcome to my “3th Generation Bracelet, BITO Sang Torayan”

~Curhatin Gelang aja ampe segitu dalemnya,
Penting ga sich ?? Bersyukur cuma kehilangan gelang~

 
Leave a comment

Posted by on June 22, 2012 in Life Sharing

 

My dream, My hope, My prayer

Bermimpi dan berkhayal adalah 2 hal yang cukup lekat sama gw. Cuma dibalik 2 kata kerja itu ada 2 kata kerja lagi yang menopangnya yaitu Berharap dan Berdoa. Kalau ada pernyataan yang mengatakan bahwa “Manusia memang tidak pernah puas” , maka pernyataan itu adalah benar adanya.

Apa yang gw dapet saat ini adalah impian dan khayalan serta harapan dan doa gw di beberapa tahun lalu. Tapi seiring waktu dan sikon yang berbeda, dan banyak lagi faktor-faktor lain, maka gw tidak cukup puas dengan apa yang gw dapet saat ini. Gw masih punya segambreng lagi mimpi-mimpi yang belum terwujud. Salah satunya yang pengen banget gw raih adalah jadi penyanyi. hahahahaha. Kalo ngomongin mimpi gw yang satu ini kok kayaknya susah banget buat ngeraihnya. Kalau gw bilang bakat ada tapi wadahnya belum mampir ke gw. Atau mungkin udah pernah mampir tapi ga gw manfaatin. Entahlah, gw sekarang lagi berusaha belajar vokal buat memperdalam teknik dan dimana ada kesempatan buat nyanyi, sebisa mungkin gak gw lewatin kalo emang gw bisa.

Cuma kadang gw mikir, kira2 profesi apa ya yang cocok buat gw, dimana gw bener2 ngerasa enjoy ngelakuinnya karena mungkin emang hobi gw.  Kalo uda mikir gini bawaannya jadi ngebayangin berapa lama ya gw kerja di dunia IT. Sejujurnya sih gw jalanin aja kerjaan gw di IT ini dengan penuh tanggung jawab cuma feel nya emang beda dengan ketika gw nyanyi di suatu tempat. Huaaaaaaa,..gw mau jadi penyanyi aja donk Tuhan,..Pllllissssss

Mengerjakan sesuatu yang emang menjadi kesenangan kita tuh emang rasanya bakal enjoy banget. Itu yang pengen gw raih saat ini dan saat yang akan datang. Gw punya mimpi dan harapan untuk menjadi professional di bidang yang gw senangi, di bidang dimana gw enjoy ngerjainnya. Semoga Tuhan denger kerinduan gw ini😀

~When there is a will there is a way and God listen to your will~

 
Leave a comment

Posted by on May 2, 2012 in Life Sharing, Singing

 

Problems and Solutions

Berada dalam suatu pergumulan hidup yang terus-menerus rasanya bener2 membuat fisik dan batin lelah. Pengen lari sejauh mungkin dari semua orang yang gw kenal dan berada di lingkungan baru yang gak kenal gw sama sekali, trus memulai menjadi pribadi baru dari segi penampilan maupun karakter.

Emang gini ya kehidupan manusia selama masih berada di bawah matahari (red:dunia) dihadapi dengan berbagai masalah dan pergumulan hidup. Pengen rasanya ke Surga, dimana ga perlu mikirn hal2 duniawi lagi, karna isinya hanya memuji dan menyembah Tuhan. Tapi pertanyaannya emang udah siap kalo dipanggil Tuhan? #berat nih omongan. Oke gag usah dibahas di postingan ini.

Selain rutinitas pekerjaan di kantor, gw sengaja melibatkan diri dengan kegiatan lain di luar kantor yang sesuai dengan hobi gw. Sengaja sih emang, menyibukkan diri dengan tujuan supaya gw ga bosen dan ga terpancing emosi dengan pergumulan hidup gw yang satu itu lagi.
Satu cara yang ampuh juga untuk ngelupain masalah ataupun pergumulan hidup adalah kehadiran teman share. Setiap orang pasti punya teman tapi tidak semua teman bisa diajak share atau bertukar pikiran dan saling memberi teguran yang bisa membangun dan menguatkan lawan bicaranya. Bersyukur gw punya teman2 seperti ini yang selalu bersedia menyendengkan telinganya, meluangkan waktunya, dan memberikan nasehat2 yang bisa menguatkan gw. Bersyukurnya lagi, gw pun bisa jadi teman share buat orang lain. That’s what friends are for.

Jadi rutinitas kegiatan dan kehadiran teman share adalah salah dua hal penting yang sangat penting dalam kehidupan gw terutama buat orang yang amat bosenan kayak gw🙂
Tapi hal yang paling penting dari dua hal di atas adalah membangun kehidupan pribadi yang baik dengan Tuhan. God bless us😀

The shortest distance between a problem and a solution
is the distance between your knees and the floor.

 
Leave a comment

Posted by on April 24, 2012 in Life Sharing

 

Body Rafting, Green Canyon Pangandaran

1 Word : Mangtabssss

Ini salah satu wisata yang tak terlupakan. Awalnya sih cuma ngerespon email di milis kantor ttg Body Rafting (BR), tapi tiba2 gw inget punya temen2 di Bappenas yang kayaknya bakal mw kalo diajak beginian. langsung deh gw kontak mereka,.dan oke, Body Rafting pun direncanakan buat tgl 24 Maret.

Seminggu sebelum BR,.gw belum kontak sekretariat BR-nya buat booking, berhubung gw mendadak sakit dan jadinya 50:50 pergi pa gak. Ya, gw yg ajakin masa iya gw batalin jg,.ga etis donk ya boo,.so bablass wee lah,.akhirnya gw telpon Kang Dede (panitia BR yang ngurusin untuk pemesanan) dan booking buat 5 orang. Dari ber-8 jadi cuma ber-5 yang bisa pergi. It’s Ok-lah yang penting Happy😀

23/03/2012 14.30, capcus dari Bandung-Kp.Rambutan, berhubung temen2 smw dari jakarta jadi janjian di Kp.Rambutan. Sampai di Kp.Rambutan, makan dulu sebelum maag gw kumat, trus bingung deh nyari ATM terdekat dimana, jadilah nyari ATM ampe ke Ps.rebo, sambil nungguin temen2 nyampe di terminal.
18.00 Nyampe juga ni pasukan bodrex dari Bappenas,..wkwkwk,.ada Ami,Babeh,Gonggo,n Mbong..akhirnya ketemu mereka lagi dah lama jg ga ketemu😀.
19.30 Bis AC Gapuraning Rahayu yang menuju Pangandaran siap diberangkatkan, yeeeaaahh. Kayaknya ga perlu cerita deh di bis ngapain aja,.(molor,cerita,molor,cerita)

24/03/2012 04.00, Akhirnya nyampe jg di terminal Pangandaran,. Welcome Yes,.bersiap wisata Bagpacker full day. Sambil nunggu jemputan Kang Dede, kami cuci muka dulu di mesjid deket terminal.
05.00, jemputan pun datang dan kali ini benar2 berasa bagpackernya karna mobil yang kami tumpangi adalah mobil pick up, seluruh tas ditaruh di bagian depan dan kami pun ngadem ngayem di atas mobil, coba ada sayuran, makin sip deh di perjalanan.

05.30, Kami sampai di lokasi wisata pertama. Pantai Pangandaran😀 numpang liat sunrise doank, gak terlalu menarik sih tapi ya gak jelek juga, lumayan lah buat sightseeing sekalian poto2.
06.00, Perjalanan pun dilanjutkan ke lokasi body rafting.Tadaaaaaa…..ini dia bintang tamu yang ditunggu-tunggu. Perjalanan dari Pantai Pangandaran menuju Green Canyon di desa Cukang Taneuh menempuh waktu kurang lebih 1 jam. Lumayan adem juga duduk manis di atas mobil terbuka dengan hembusan angin pagi yang semilir-milir kenceng, brrr..hanya berharap gak masuk angin duluan sebelum Body Rafting.
07.00, Kami pun tiba di lokasi BR. sambil bersiap2, sarapan indomie dulu, trus ganti baju, pasang perlengkapan (helm,pelampung,deker,dan sendal selam)

08.10, Kami kembali ke mobil dan mulai start ke lokasi Body Rafting. Ternyata kami harus menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit dari lokasi sekretariat BR (tempat kami bersiap2 tadi) menuju lokasi awal start BR, dan jalannya bener2 mantap surantap : jalan setapak yang cuma bisa dilewati 1 mobil, berbatu-batu, menanjak, menurun hingga 55 derajat. Dalam hati mikir, baru mau menuju lokasi start awal BR-nya aja uda fantastis gini, gimana Body Rafting-nya ya😕


08.30, 
Kami pun tiba di lokasi start awal BR dan perjalanan untuk mendapati sungai pun dimulai dari titik ini. Kurang lebih 2 km kami harus berjalan menuruni rawa-rawa, berbatu, licin, dan kaki sudah mulai gemetar karna kok kayaknya ga nyampe-nyampe di sungai. Ini gw kasi gambar perjalanan kami untuk mendapati sungai.

Akhirnya setelah berjalan kurang lebih 20 menit, keliatan juga tuh sungai. Tapi yang parahnya adalah kami harus TERJUN bebas dari ketinggian 3m untuk bisa nyentuh tuh aer sungai x(
Arrrrggghhh,.gw sebel nih yang kayak gini, pasalnya nih kaki udah gemeter duluan gara2 jalan menurun tadi, trus nyampe2 harus terjun pula,..Beuuhhhh jadilah gw orang paling terakhir yang nyebur dan nyeburnya bareng akang pemandu..wkwkwk. Maklum takut aer😀

Sip, berhasil juga gw nyebur dan minum air sungai😀 abis itu kami berenang. Namanya juga Body Rafting. No Perahu. Jadilah gw belajar gimana ngontrol ke kiri, ke kanan, ngadap depan, ngadap belakang dengan pelampung itu, berhubung gw ga bisa renang.

Lokasi Body Rafting-nya gak jauh beda dengan rafting perahu. Jadi pasti ada batu karang dan arus deras. Ga ada dua hal ini maka bukan rafting namanya. Ya kurang lebih 10 Km kami harus berenang untuk sampai ke Green Canyon.

  Kalo pas arusnya lagi tenang ato lagi ga ada arus, kami diminta untuk renang berantai, tujuannya mungkin supaya ga misah-misah kali ya. Lucu juga sih kalo dipraktekin, jadi kaki orang yang dibelakang dikempitin dibadan orang yang didepannya terus megangnya di leher pelampung orang yang di depan, begitu seterusnya ampe ke belakang.

Selama perjalanan menyusuri sungai, pemandangan bener2 indah, kiri kanan full of tebing dan kalo lihat ke atas ditutupi oleh dedaunan, bener2 go green. Mau hirup udara juga seger banget, tapi kalo uda minum aer lain lagi perasaannya😦

Beberapa kali kami harus berenang sendiri (satu-satu) karena harus melewati arus deras, dan perintah dari instruktur pasti “Pasrah aja ya pasrah, lurusin kakinya, tangannya ditaruh didada” dan salah satu arus yang tak bersahabat adalah karena di bawah arus itu terdapat batu karang😦
Awal mula kecelakaan terjadi pas giliran gw, dan pantat gw kepentok karang itu,. bener-bener tak dapat dideskripsikan rasa sakitnya pas kepentok itu, yang parahnya lagi masi ada arus berikutnya beberapa detik setelah arus berkarang itu, padahal gw uda angkat tangan tanda menyerah. mungkin karna ga pake bendera putih kali ya makanya pemandunya biarin aja. Grrrrrhhh.

Kami sempet break sejenak, ternyata tim pemandunya uda nyiapin snack buat kami secara 4 jam renang,.laper booo.. ngadem ngayem dulu,

abis break, perjalanan masi berlanjut dan yang paling seru emang disimpen terakhir. Begitu mendekati garis finish body rafting, ternyata kami sudah dihadapkan dengan tebing setinggi 7 meter yang untuk menggapainya pun harus memanjat tebing curam dulu dengan hanya mengenakan pelampung, padahal dibawahnya itu batu karang gede2 pisan,.gag berani rasanya membayangkan kalo jatuh pas manjat tebing itu :-s.

Pemandunya cuma nanya doank “mau terjun ga ? ” Mikir2 kalo ga terjun sayang juga ya,.padahal ini momen yang paling serunya terjun dari ketinggian 7meter😕 Tapi kalo terjun, uda kebayang duluan rasa takutnya. Oke akhirnya gw pun ikutan buat terjun. Tapi sayang banget,pas giliran gw terjun malah baterai kameranya abis😦 jadi deh no pic= hoax ini. Gpp deh,.kenangannya disimpen di memori otak ajah. Padahal tulang ekor gw masih sakit tapi ga begitu kerasa mungkin karna masi happy2 kali ya jadi hormon endorfin nya keluar dan rasa sakitnya ga berasa.

Garis finish kami di Green Canyon dan uda dijemput oleh perahu karena selanjutnya adalah menyusuri sungai Green Canyon yang berasanya seperti di sungai Thailand yang di tipi2,. so beautiful banget,..nget..kami pun kembali ke lokasi awal kami tadi yaitu di sekretariat BR. dari situ makan siang dulu + ambil barang dan lanjut perjalanan ke Pantai Batukaras.

14.30, Sampai di Pantai, karena uda kecapean jadi kami cuma poto2 aja padahal rencananya mau maen banana boat, trus

16.00, the last trip adalah ke Pantai Batu Hiu, liat penangkaran penyu disana,..wew penyunya gede2 banget dan warnanya putih,.dan inilah akhir wisata bagpacker kami. Satu hari yang bener2 berkesan😀

17.45, Kami menuju ke terminal dan berhubung smw kembali ke jkt dan gw sendiri yang balik ke bandung, jadi ngejarin bis Budiman yang ke bandung karena uda jalan duluan (aka telat :D). Kekejar juga tuh bis, dan gw pun pulang sendirian ke Bandung dengan pantat yang sakitnya baru kerasa karena sampe di bis ternyata gw ga bisa duduk, nyerinya mintaaaaa ampyuuunnn,😦😦 Gw langung booking 2 kursi dan tidur posisi miring sambil nangis2 di bis, bodo amad orang liatin, gw cuma doa dalam hati “God kasi gw kekuatan sampe dikosan”

25/03/2012 02.00, Gw tiba di terminal caheum dan menuju ke kosan dengan bokong perih dan jalan tertatih-tatih, jalan di sekitar gelap secara masi pagi2 buta gitu. Akhirnya gw cuma bisa bilang “Thanks God”


 
1 Comment

Posted by on March 28, 2012 in Journey to the...

 

Bernyanyi itu sulit

Latihan vokal membuat saya sadar bahwa ternyata bernyanyi itu sulit. Menurut guru vokal saya, bernyanyi itu bukan sekedar mengeluarkan bunyi melalui mulut. Adanya kebutuhan terhadap teknik bernyanyi yang benar membuat munculnya profesi guru vokal.

Kebiasaan bernyanyi dalam choir ternyata membentuk suatu pola ketika saya bernyanyi yaitu memfokuskan suara pada rongga mulut, dan secara tidak langsung ini juga yg membentuk suaraku cenderung rendah dalam bernyanyi. Sebenarnya tidak ada salahnya memfokuskan suara pada rongga mulut namun suara yang terbentuk akan cenderung seriosa, sedangkan untuk penyanyi solo (wanita) ada baiknya memfokuskan suara pada hidung dan ubun2 (tujuannya agar dapat menjangkau nada tinggi).

Center of Voice inilah yang pertama kali dilatih dan ternyata sulit memfokuskan suara pada hidung. Selain itu diimbangi juga dengan teknik pernapasan diafragma yang benar untuk mengatur tinggi rendahnya nada. Jadi selama ini, baru saya sadari ternyata yang saya lakukan bukan bernyanyi tapi hanya mengeluarkan suara ;))

Teknik benyanyi yang sedang saya latih ini disebut “Bernyanyi dengan Teknik NLP”. Neuro-Linguistic Programming (NLP) adalah model komunikasi interpersonal dan merupakan pendekatan alternatif terhadap psikoterapi yang didasarkan kepada pembelajaran subyektif mengenai bahasa, komunikasi, dan perubahan personal.  Lebih jauh mengenai NLP. Menerapkan atau membentuk NLP dalam bernyanyi akan membentuk pola suara atau warna suara menjadi seperti yang kita inginkan. Hmmm,..saya juga penasaran dengan hasil latihan vokal ini nantinya. Oke,.we’ll see.

 

 
3 Comments

Posted by on March 13, 2012 in Singing

 

Failed to open/create the internal network (VERR_INTNET_FLT_IF_NOT_FOUND)

Error Message :

VBoxManage: error: Failed to open/create the internal network ‘HostInterfaceNetworking-Atheros AR8151 PCI-E Gigabit Ethernet Controller’ (you might need to modprobe vboxnetflt to make it accessible) (VERR_INTNET_FLT_IF_NOT_FOUND).

VBoxManage: error: Failed to attach the network LUN (VERR_INTNET_FLT_IF_NOT_FOUND).

VBoxManage: error: Unknown error creating VM (VERR_INTNET_FLT_IF_NOT_FOUND)

VBoxManage: error: Details: code NS_ERROR_FAILURE (0x80004005), component Console, interface IConsole, callee

Solution :

First, you need to check the Virtual Machine Information by run this script :

#VBoxManage showvminfo VM_name

You’ll get description about your VM. Let’s focused on the information about NIC (Network Interface Controller).

Then, try to run this script below to know

# dmesg | grep eth0

Then, reassign the interfaces (NIC) :

#VBoxManage modifyvm VM_name –bridgeadapter1 eth0

#VBoxManage showvminfo VM_name

#VBoxManage startvm VM_name –type headless

It works for me !!!! Good luck

Please leave your comment below, if this post help you. Thanks

 
22 Comments

Posted by on January 16, 2012 in Virtual Box